PT Indonesia Power UJP Jeranjang Salurkan Bantuan CSR Program Budidaya Jamur, di Tiga Dusun Desa Taman Ayu


PT Indonesia Power Unit Jasa Pembangkit (UJP) PLTU Jeranjang Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung menunjukkan kepedulian dan tanggung jawabnya secara nyata ke masyarakat. Bentuk nyata keperdulian Perusahan ini kembali menyalurkan CSR untuk membantu pemberdayaan masyarakat lingkar PLTU. PT IP memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat untuk budidaya jamur tiram.

PT IP memberikan bantuan berupa dana infrastruktur rumah jamur dan baglog jamur kepada tiga kelompok binaan di tiga dusun antara lain, Dusun Jeranjang, Dusun Taman, Dusun Peseng Desa Taman Ayu. Hadir pada penyerahan bantuan tersebut, Manajer Unit PT Indonesia Power Unit Jasa Pembangkitan PLTU Jeranjang, Imam Subakti dan Ahli Muda CSR, Humas dan Keamanan, Angga Pradipta serta jajaran. Dalam kesempatan itu, jajaran PT IP juga menghadirkan Pendamping Kelompok CSR Pemberdayaan Budidaya Jamur Tiram dari pengusaha jamur tiram Lombok untuk memberikan bimbingan kepada kelompok budidaya. Kelompok budidaya jamur juga diajak studi lapangan ke Kelompok yang sudah mengembangkan budidaya jamur tiram.

Manajer Unit UJP Jeranjang, Imam Subakti menyatakan bahwa, selaku anak Perusahaan PT PLN, PT IP memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat dalam bentuk penyaluran CSR untuk program pemberdayaan masyarakat. Intinya program CSR ini untuk memberdayakan potensi yang ada di masyakarat.



Masyarakat yang ada di sekitar pembangkit memiliki semangat tinggi, terutama para pemuda untuk diberdayakan. Sehingga pihaknya memfasilitasi masyarakat untuk pemberdayaan, salah satunya budidaya jarum tiram. Sebelumnya pihaknya memberdayakan Kelompok abon ikan dan pupuk kompos.

"Kami memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat dalam bentuk CSR program pemberdayaan masyarakat. Intinya memberdayakan potensi di masyarakat, selain kami berdayakan jamur tiram, kami juga berdayakan Kelompok usaha Abon dan pupuk kompos,"jelas Imam Subakti.

Harapannya progam ini berkelanjutan, tidak sebatas berhenti pada kick off pemberian bantuan saja. Sebab pihaknya sendiri memiliki perencanaan, seperti apa strategi dan pemberian bantuan, lalu dieksekusi. Setelah itu dilihat seperti apa implementasi di lapangan. Pihaknya dibantu pengusaha jamur Lombok akan melakukan monitoring dan evaluasi serta pendampingan hingga kelompok budaya berhasil. Bahkan nanti diupayakan difasilitasi sampai ke pemasaran.

CSR, Humas & Keamanan UJP Jeranjang, Angga Pradipta menyatakan, pihaknya tidak saja memberikan bantuan namun pihaknya menargetkan Kelompok terkait pembuatan rumah jamur.

"kita akan awasi bantuan ini, apalagi akan ada eksternal untuk membantu monitoring seluruh program CSR yang diberikan PT IP. Supaya lebih sustainable,"tukasnya.



Kedepan bantuan pemberdayaan ini, akan terus dikawal, mulai dari pembibitan, perkembangan budidaya, managenent dan pemasaran. Secara rutin Kelompok diminta memberikan laporan keuangan dan perkembangan budidaya jamur tersebut. Termasuk kedepannya akan didukung berupa pengolahan jamur menjadi produk-produk lainnya. Setelah maju barulah Kelompok budidaya akan dilepas untuk berjalan sendiri.

Pendamping Kelompok CSR Pemberdayaan Budidaya Jamur Tiram dari jamur Lombok Agus menyatakan, pihaknya akan berupaya mendampingi kelompok budaya jamur tiram. Menurutnya management pemasaran, bagaimana Kelompok budidaya ini mampu memasarkan produk segar atau mentah dan produk olahan.

 "Kalau Masalah tata cara budidaya itu mudah, terpenting bagaimana pemasarannya,"tukasnya. Diakuinya usaha jamur tiram yang digelutinya berawal dari swadaya sendiri. Saat ini ia sudah mampu memproduksi jamur tiram 600 kilogram per hari. Pihaknya mempekerjakan 24 orang dengan omset usaha ratusan juta per bulan. Outletnya sudah tersebar dibeberapa daerah di Lombok, sasaran pemasaran menjangkau beberapa Daerah termasuk kawasan Wisata. (Rd)

Comments

Popular posts from this blog

EG BALI BATCH 1